Penandatangann Kerja Sama SIAGA – Ambulance 118

Berdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 sebanyak 56 juta orang meninggal di seluruh dunia. 54% diantara meninggal karena penyakit jantung dan stroke. Namun dengan penanganan yang cepat dan tepat, maka angka ini setidaknya dapat dikurangi. Menurut American Heart Association (AHA), jika seseorang mengalami henti jantung maka otak orang tersebut tidak mendapatkan supply oksigen selama jantung belum berdetak. Orang tersebut mempunyai kesempatan hanya 10 menit agar jantung orang tersebut “dihidupkan” kembali. Jika tidak, maka orang tersebut kemungkinan besar akan menderita kerusakan otak.

Pada tanggal 30 May 2017, bersama dr. R. Suhartono, Sp. B Sp. B(K) V. selaku Ketua Yayasan Ambulan 118 (AGD 118) dan Ivan Muliadi (Direktur SIAGA) melakukan penanda tanganan kesepakatan kerja sama antara kedua belah pihak. Kerja sama ini dimulai oleh kesamaan visi dan misi dari AGD 118 dan SIAGA dalam mengedukasi masyarakat akan ketrampilan bantuan hidup dasar (BHD) bagi masyarakat awam. Masyarakat awam akan diajarkan pentingnya kemampuan dasar pernafasan buatan (CPR), pengenalan Automatic External Defibrillator (AED) dan pengenalan kemampuan dalam menghadapi korban tersedak. Setiap peserta yang mengikuti pelatihan SIAGA akan mendapatkan sertifikat dari AGD 118 yang berlaku selama 2 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *